Friday, January 27, 2012

Book Review: Soap Bubbles



BOOK review

Started on: 26.January.2012
Finished on: 27.January.2012

first of all, it's been quite a long time since i read TeenLit novels. and i kind of already expected this book to be the typical TeenLit story. basically the story is about teenagers' lives, friendship, and of course, romance. this is a very light read, compared to my previous read which was waayy too emotional. i guess this book fulfilled my need for a light read :) so here's the review:

--------
Lana menyukai soap bubbles. Tody, lelaki yang ia cintailah yang memperkenalkannya pada gelembung sabun itu. akan tetapi, gelembung sabun itu kemudian menjadi sebuah kenangan yang pahit, ketika Tody memutuskan untuk mengakhiri hubungannya dengan Lana karena perbedaan umur mereka yang jauh. Tody ternyata sudah menemukan wanita lain yang ia sukai; membuat hati Lana semakin terluka.

meskipun begitu, Lana, seorang gadis yang smart, tidak ingin terlarut-larut dalam kesedihannya. dengan bantuan sahabat-sahabatnya, Lana melewati masa-masa sulitnya. pada saat yang sama, Lana bertemu dengan Affan: seorang lelaki cool yang keren dan misterius. setelah mengenal Affan lebih baik, Lana kemudian mengetahui bahwa lelaki itu juga memiliki kenangan tentang soap bubbles sama seperti dirinya. tak lama kemudian, Lana dikejutkan oleh Affan yang menyatakan perasaan sukanya pada gadis itu.

akan tetapi apa yang akan dilakukan Lana ketika Tody mendatanginya dan memintanya kembali? bagaimana pula Lana akan menanggapi perasaan Rafay, sahabat baiknya yang selalu menemaninya? apakah ia akan tetap memilih Affan yang sudah menjadi kekasihnya, meskipun ia sudah dikecewakan berkali-kali oleh lelaki itu?

baca selengkapnya di Soap Bubbles :)  


seperti yang sudah aku bilang, novel ini memang tipikal TeenLit sekali; meskipun outcome-nya tidak  sesuai dugaanku. aku sudah sering sekali membaca novel TeenLit yang bertema percintaan antar sahabat, putus cinta, menemukan cinta yang baru, dan sebagainya. oleh karena itu, bagiku novel ini tidak memiliki suatu keistimewaan tersendiri. meskipun begitu, aku rasa novel ini cocok untuk bacaan ringan dan juga sesuai untuk bacaan remaja :)

satu hal yang kurang aku sukai dari buku ini adalah Affan
lelaki yang (menurutku) terlalu menyebalkan sikapnya, sampai aku tidak mengerti mengapa Lana bisa suka padanya. mungkin Affan berpenampilan menarik secara fisik, tapi tentu saja kalau aku jadi Lana, aku tidak bisa menerima jika tiba-tiba Affan membatalkan janji makan malam - padahal Lana sudah menunggu di restoran selama satu jam! dan membatalkan pun bukan karena ada urusan penting; tetapi hanya karena "sudah tidak mood makan malam lagi". sungguh sangat mengagumkan bagaimana karakter Lana terus-menerus memaklumi tingkah laku Affan yang seperti itu dan tetap menyayanginya :1

overall, a simple and light read.
:):)


3/5 stars
by.stefaniesugia♥

2 comments:

  1. novel yg buat kamu inget banget sama ceritanya dan pingin kamu baca berulang-ulang novel yg mana kira"? maybe i can buy that one.. i kinda need something to read :D thanks :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mitch Albom's books, maybe?
      Idk, I'm not very good at recommending books ^^;;

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...