Friday, February 6, 2015

Book Review: Cemburu: Di Antara Sakura Padang Salju by Hapsari Hanggarini

.
BOOK review
Started on: 30.January.2014
Finished on: 30.January.2014

Judul Buku : Cemburu: Di Antara Sakura Padang Salju
Penulis : Hapsari Hanggarini
Penerbit : Bukune
Tebal : 202 Halaman
Tahun Terbit: 2013
Harga: Rp 31,875 (http://www.pengenbuku.net)

Rating: 3/5
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- 
"Sakit rasanya, mengetahui orang yang masih kita cintai ternyata mencintai musuh kita. Perasaan itu membuatnya seperti pecundang. Yang dia tahu dan inginkan hanyalah membalas dendam. Membuat musuh-nya juga merasakan sakit, walaupun hanya secara fisik."
Kawamura Shin akhirnya kembali ke Jepang, tepatnya di Sapporo, setelah mengikuti ayahnya yang sering dipindah-tugaskan. Shin sudah mempersiapkan diri dengan baik agar ia bisa diterima oleh teman-teman barunya di sekolah, namun tidak semua berjalan sesuai harapannya. Ia memang didekati oleh gadis paling cantik di kelasnya, Ibarashi Natsumi; akan tetapi murid yang bernama Hasegawa Ken sepertinya tidak begitu menyukai Shin. Berkali-kali Shin harus mengalami penindasan yang dilakukan oleh Ken dan kelompoknya. Dan saat ia terkubur di dalam salju, Shin bertemu dengan gadis yang bernama Yamamoto Hikari. Gadis pincang yang menyelamatkannya hari itu.

"Saat ini, Ken hanya berharap Shin membalas perasaan Hikari. Harapan yang tiba-tiba membuat Ken terenyak saat menyadari kembali ada satu nama yang ada di antara mereka. Natsumi."
Shin sama sekali tidak memahami alasan Ken mem-bully-nya di sekolah. Satu-satunya hal yang terpikir oleh Shin adalah bahwa Ken cemburu dengan perhatian yang diberikan oleh Natsumi pada Shin. Ia sama sekali tidak tahu bahwa Ken memiliki dendam terhadap Shin atas apa yang terjadi sewaktu mereka masih kecil. Dan pada akhirnya Ken berada dalam keadaan yang terjepit, karena ternyata orang yang sangat ia sayangi jatuh cinta pada Shin.
"Seperti sakura. Kau tak bisa melihatnya selain saat musim semi. Bahkan, di saat musim semi pun, umurnya tak lama....
Hiduplah seperti bunga sakura. Walaupun singkat, bisa memberi manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain, bahkan hanya dengan melihatnya."
image source: here. edited by me.
Hapsari Hanggarini kembali mengirimkan salah satu karyanya untukku, dan kali ini adalah buku yang ia terbitkan pada tahun 2013 lalu. Buku ini ditulis dengan setting di Jepang, dan karakternya juga kebanyakan adalah orang Jepangsehingga banyak kosakata bahasa Jepang yang bisa dipelajari lewat ceritanya. Alur ceritanya ditulis berdasarkan dua karakter utama buku ini: Kawamura Shin dan Hasegawa Ken. Pada awalnya aku sangat tertarik karena ingin mengetahui dendam seperti apa yang sebenarnya dimiliki oleh Ken terhadap Shin—karena sepertinya yang dilakukan Shin waktu kecil dulu sangat membekas dalam dirinya. Akan tetapi aku cukup kecewa saat kisah masa lalu itu terungkap; entahlah karena menurutku kejadian itu terasa kurang berdampak untuk menciptakan dendam yang sedemikian hebat. Dan aku juga agak kecewa karena rasa benci yang telah dibangun sejak awal malah berlalu dengan begitu cepat dan terasa terlalu mudah surut. Tetapi karena penyebabnya masih terkait dengan karakter lain dalam ceritanya, aku masih bisa menerima hal tersebut :) Meskipun ada beberapa bagian yang aku rasa bisa jadi lebih baik, aku sangat menyukai ending-nya yang menurutku sangat manis :)) 

Sayangnya aku tidak menemukan karakter yang menjadi favoritku. Tetapi aku cukup menyukai rekonsiliasi antara Shin dan Kendan juga betapa banyaknya kesalahpahaman yang terjadi antara keduanya. Dan dua karakter perempuan dalam buku ini pun juga cukup manis: Natsumi dan Hikari. Entah mengapa Natsumi sepertinya addicted dengan cokelat Godiva dan selalu memberikannya untuk lelaki yang ia sukai. Sedangkan karakter Hikari sendiri tidak begitu ditelusuri karena aku rasa ia jarang muncul dan tidak berperan banyak dalam ceritanya. Secara keseluruhan, aku rasa buku ini adalah bacaan yang ringankarena jumlah halamannya pun tidak terlalu banyak, sehingga dapat diselesaikan dalam waktu yang singkat. Sekali lagi aku ucapkan terima kasih kepada penulisnya, Hapsari Hanggarini, yang telah memberiku kesempatan untuk membaca dan me-review buku ini :))
 
by.stefaniesugia♥ .
 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...