Tuesday, December 17, 2013

Book Review: Cheer Boy!! by Asai Ryo

.
BOOK review
Started on: 7.December.2013
Finished on: 12.December.2013

Judul Buku : Cheer Boy!!
Penulis : Asai Ryo
Penerbit : Penerbit Haru
Tebal : 428 Halaman
Tahun Terbit: 2013
Harga: Rp 58.000

Rating: 4.5/5
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"Rasanya, aku belajar judo hanya karena aku lahir di dojo. Kalau misalnya aku lahir di keluarga pianis, rasanya aku juga akan belajar piano."
Haruki lahir di tengah keluarga judoka - Ayah dan Ibunya memiliki sebuah dojo dan kakak perempuannya, Haruko, memiliki prestasi yang luar biasa dalam judo. Namun semenjak Haruki mengalami cedera pada pundaknya dalam suatu pertandingan, Haruki mulai ragu dengan jalan hidupnya. Meskipun dengan hati yang berat, Haruki akhirnya memutuskan untuk keluar dari tim judo - dan hal itu membuat hubungannya dengan Haruko berubah dingin. Sahabat Haruki yang bernama Kazuma pun mengikuti jejaknya dengan keluar dari tim judo. Bersama-sama, mereka berdua berjuang untuk mencoba sesuatu yang sama sekali berbeda: cheerleading.

"Cheerleader... . Biasanya cewek yang melakukannya, kan?"
"Biasanya sih begitu. Tapi tidak ada peraturan yang melarang cowok untuk melakukannya, kan? Kau tahu tidak, tim cheerleader universitas paling terkenal saat ini adalah campuran cowok dan cewek,"
Haruki dan Kazuma menempelkan selebaran yang mengajak untuk bergabung dalam tim yang akan mereka bentuk. Tak disangka, dengan cepat beberapa orang tertarik pada selebaran tersebut - salah satunya adalah Mizoguchi Wataru, mahasiswa fakultas ekonomi yang suka mengutip perkataan orang-orang terkenal. Ada pula seorang pemuda lain yang terlihat seperti atlet sumo bernama Toono Kooji - atau lebih akrab dipanggil Ton yang berarti babi. Meskipun bentuk tubuhnya tidak proporsional, Kazuma meyakini bahwa pasti selalu ada posisi yang pas dengan setiap postur tubuh. Ichiro dan Gen adalah duo Kansai yang mereka temui saat menyusup ke pelajaran olahraga untuk mencari anggota. Meskipun sama sekali tidak tahu tentang cheerleading, keduanya memiliki fisik yang menjanjikan. Anggota ketujuh mereka adalah seseorang yang memiliki bakat luar biasa dalam tumbling, dan akan menjadi anggota sempurna untuk tim mereka. Lelaki itu bernama Sho, dan masa lalu membuatnya sulit untuk kembali dalam dunia cheerleading.
"Ia selalu, dan selalu direndahkan oleh teman-teman sekelasnya. Orang menilainya hanya dari penampilan fisik. Apalagi ia tidak pandai dalam bidang akademis maupun olahraga. Di mana pun ia berada, ia selalu jadi orang yang dikucilkan."
Orangtua Kazuma yang sudah meninggal dulunya adalah cheerleader; sehingga ia memiliki koleksi video milik Ibu-nya saat tampil dulu. Lewat video-video itulah mereka mulai belajar teknik cheerleading. Tentu saja tidak semuanya berjalan dengan mulus karena masih banyak hal yang tidak mereka ketahui. Akan tetapi persahabatan yang tumbuh di antara mereka membuat ketujuh anggota tim tersebut saling mendukung satu sama lain. Tidak sedikit dari mereka yang kesulitan dalam mempelajari gerakan, dan dalam masing-masing hati mereka terselip perasaan yang tak dapat diungkapkan.

Setiap anggota tim memiliki sesuatu yang ingin mereka hancurkan. Haruki ingin menghancurkan rasa bersalah pada kakaknya; rasa percaya diri Ton yang tipis; menghancurkan anggapan bahwa pemandu sorak hanya bisa dilakukan oleh perempuan; dan juga menghancurkan semua tatapan orang yang menghina dan menganggap tim cheerleading pria ini mustahil. Dengan filosofi itulah, para anggota memberi nama tim mereka Breakers.
"Sudah berapa lama punggung ini harus menanggung beban yang sedemikian berat? Beberapa kali Kazuma harus datang ke rumah sakit tanpa mengatakannya pada siapa-siapa.  Sudah berapa kali dia hanya bisa meledakkan segala kesedihan di dadanya, sendirian?"
Seiring dengan berjalannya waktu, tim Breakers semakin maju dan melangkah menuju keinginan mereka yang selanjutnya. Mereka berhasil memperoleh anggota lebih banyak untuk mengikuti kompetisi yang lebih bergengsi. Namun permasalahan selalu mereka temui - entah itu persaingan dengan tim cheerleading yang lain, konflik antar anggota, dan juga kemampuan mereka yang masih belum cukup memuaskan. Demikian pula dengan masalah yang mereka hadapi sendiri; nenek Kazuma, Haruko yang terus terbayang di pikiran Haruki, masa lalu Sho yang kelam di dunia cheerleading, persahabatan, dan lain sebagainya. Mereka berjuang bersama untuk meraih impian, dan saling mendukung sebagai sahabat.
"Cheerleading seharusnya adalah satu-satunya olahraga yang mendukung dan memberi harapan, juga keberanian bagi penontonnya. Karena itu, jangan sampai membuat mereka gelisah. Jangan biarkan mereka berpikir yang kita lakukan itu menyeramkan atau berbahaya. Kita harus memberi mereka keberanian. Kita harus menumbuhkan semangat. Jangan sampai semangat mereka runtuh, justru tugas kita adalah membangkitkannya sampai mereka merasa bahwa mereka juga bisa."
Baca kisah selengkapnya di Cheer Boy!!.
image source: here. edited by me.
Dibandingkan beberapa buku terjemahan Jepang lain yang sudah aku baca dari Penerbit Haru, Cheer Boy!! berhasil menjadi favoritku. Dilihat dari sampul bukunya, aku rasa sebagian besar sudah bisa menebak isi ceritanya - dan sinopsis pada bagian belakang buku juga sudah menjelaskan bahwa buku ini menceritakan tentang tim cheerleading yang beranggotakan lelaki saja. Buku ini menceritakan tentang persahabatan antar anggotanya dan juga permasalahan yang mereka hadapi dalam perjuangan membentuk tim cheerleading pria. Aku sangat menyukai kisahnya yang mengalir dengan baik dan penerjemahannya yang mudah untuk dimengerti :)

Alur ceritanya dimulai dengan memperkenalkan dua karakter utama cerita ini: Haruki dan Kazuma; Haruki dengan keluarga judoka-nya, dan Kazuma dengan neneknya yang berada di rumah sakit. Kemudian selanjutnya diperkenalkan para anggota awal yang bergabung bersama mereka - masing-masing memiliki ciri khas tersendiri dan membuatnya ceritanya meriah dengan beragam kepribadian karakternya. Ada cukup banyak konflik yang dibahas dalam ceritanya (karena faktor jumlah karakter yang cukup banyak), dan setiap permasalahan tersebut dikupas secara perlahan-lahan seiring dengan jalannya cerita. Banyak sekali hal yang membuatku penasaran, terutama latar belakang para karakternya, sehingga membuatku sulit untuk berhenti membaca. Aku cukup puas dengan pengungkapan latar belakang karakternya; yang menjadi favoritku adalah kisah tentang masa lalu Sho dan juga alasan mengapa Kazuma ingin memulai cheerleading (no spoiler). Dan aku tidak sempat membahas di bagian ringkasan cerita, bahwa Breakers nantinya masih ketambahan anggota lagi hingga mencapai 16 orang dan mereka juga memiliki seorang pelatih. Selain kisah tentang persahabatan, Cheer Boy!! juga menyelipkan sebuah kisah cinta (yang agak ironis) dalam ceritanya. Ada sedikit plot twist yang menyenangkan dalam kisah cintanya; aku tidak akan menceritakan terlalu lengkap supaya tidak spoiler. Ending-nya sangat mengharukan, saat mereka sedang tampil dan Haruki mengingat kembali semua yang ditulis para anggota dalam catatan harian mereka. Semua perasaan dan kegelisahan yang tidak terucapkan, bahkan dari karakter yang paling ceria sekalipun. Aku rasa aku akan berhenti di sini supaya tidak menyebarkan spoiler lebih lanjut.
"Tapi aku salah. Justru manusia menjadi kuat karena tidak bisa. Manusia itu, semakin tidak bisa, mereka akan semakin berusaha menjadi lebih baik. Aku tidak tahu mengenai hal itu. Aku tidak berusaha mencari tahu. Aku harus berhenti menganggap diriku yang paling benar. Aku harus berusaha mendekat kepada orang yang berbeda denganku.
Dengan begitu, barulah sebuah tim terbentuk."
Ada banyak sekali karakter yang terlibat dalam cerita Cheer Boy!! ini, tetapi yang menjadi fokusku tetap 7 anggota pertama yang masuk menjadi anggota. Tentu saja karakter yang muncul belakangan juga tidak kalah penting, tetapi karakter-karakter itu rasanya tidak tergali cukup dalam karena waktu yang cukup singkat. Aku rasa banyaknya karakter dalam buku ini bisa menjadi poin plus ataupun poin minus untuk ceritanya. Sebenarnya aku berharap sampai akhir buku ini hanya akan fokus pada 7 karakter utama saja, sehingga pengembangan karakternya akan lebih maksimal. Sedangkan dengan adanya 16+ karakter, sebagian besar karakternya hanya terekspos sedikit saja. Favoritku dalam buku ini adalah persahabatan antara Haruki dan Kazuma.

Secara keseluruhan, aku sangat menikmati perjalanan Haruki dan kawan-kawan dalam membentuk tim cheerleading pria. Kisah persahabatan dan perjuangan mereka penuh dengan momen menyenangkan disertai dengan konflik yang harus mereka lalui. Meskipun ada beberapa adegan yang aku rasa kurang greget, Cheer Boy!! menyuguhkan sebuah kisah yang menyegarkan. Seperti tim pemandu sorak yang memberi dukungan, buku ini juga memberiku semangat untuk berjuang dalam meraih apa yang aku inginkan - meski ada banyak tantangan yang harus dilewati. Semoga buku terjemahan Jepang selanjutnya juga akan seseru ini :))

by.stefaniesugia♥ .

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...