Saturday, December 3, 2011

Book Review: 1000 Musim Mengejar Bintang

GOODBYE november.

honestly, i kind of hate november.
it's a really bad month with tons of problems and mountains of assignments; making last month feels like a nightmare. but now it's December! the happiest time of the year! the past is the past, so now let's forget all the nightmares in november and welcome the holiday spirit! yayyy! :) so on with the real content of this post ;)

BOOK review

Started on: 29.November.2011
Finished on: 2.December.2011

very very emotional. extremely bittersweet. this book makes me cry.
i finished reading yesterday, and it was a rollercoaster experience; lots of ups and downs. some things are happy, some are sad. but overall, it was a great story. not only a story about romance, but also about family, dreams, and persistence. i've fallen in love with Charon's work since i read 3600 Detik. and this one just made her one of my favorite authors! :) this book is absolutely perfect and wonderfully emotional; the plot is also quite complex, i could write so many things about the book! :) so be prepared for a long review ;)
here's the book review in indonesian:

-----
seberapa jauhkah kamu akan berjuang untuk meraih cinta? 
meraih bintang yang seolah tidak mungkin dapat diraih dan jauh dari gapaian? 
dan seberapa banyak yang akan kamu korbankan demi meraih sebuah impian? 

----------------------------PART I: HIGHSCHOOL.----------------------------

Laura adalah seorang gadis berumur 16 tahun yang baru masuk sebuah SMA. dan semuanya bermula dari sebuah pertemuan di taman sekolah ketika Laura sedang belajar disana. hari itu, ia bertemu dengan Niko; lelaki yang telah mengubah hidupnya sejak hari itu. semenjak pertemuan pertamanya dengan Niko, Laura berusaha keras agar bisa mengenalnya; untuk menjadi temannya. akan tetapi harapannya sulit terkabul karena Niko selalu dikelilingi oleh teman-temannya dan juga Erika; gadis populer di sekolah yang adalah sahabat Niko sejak kecil dan juga pacarnya. meskipun begitu, Laura tetap gigih dan terus berusaha agar bisa berteman dengan Niko; ia bahkan bertekad untuk bisa masuk kelas IPA agar bisa sekelas dengan lelaki itu.

harapan Laura terkabul pada waktu kelas 3 SMA. ia sekelas dengan Niko dan keduanya dipertemukan pada sebuah ujian susulan fisika. hanya mereka berdua yang ada dalam ruangan kelas itu. dan ketika Laura sudah putus asa dalam mengerjakan ujiannya, Niko meletakkan sebuah kertas yang akan disimpan Laura hingga tahun-tahun berikutnya. sebuah kertas yang bertuliskan "Jangan Menyerah". Laura berkali-kali ingin mengucapkan terima kasih atas tindakan Niko tersebut, tapi ia tidak memiliki keberanian sebesar itu. keduanya kemudian semakin dekat dalam sebuah acara bazar sekolah. Laura dan Niko terpilih sebagai pengurus kios kelas mereka. saat itulah mereka lebih mengenal satu sama lain. Laura menjadi satu-satunya orang yang mengetahui impian Niko untuk menjadi seorang perancang perhiasaan, bukannya menjadi dokter seperti yang diinginkan orangtuanya.

seiring berjalannya yang waktu dan masalah yang muncul, Laura memutuskan untuk berusaha melupakan Niko. segalanya menjadi semakin hancur berantakan pada hari pesta kelulusan. Erika selama ini merasa hubungannya dengan Niko terancam karena keberadaan Laura yang semakin dekat dengan Niko. dan ketika Erika melabrak Laura, Laura tidak sengaja mendorong Erika hingga ia jatuh dari tangga. saat Niko mendapati kejadian tersebut, dan memutuskan pertemanannya dengan Laura tanpa mengetahui kebenaran yang ada di baliknya.

kejadian itu bertepatan dengan dipindahtugaskannya Mama Laura, sehingga mereka harus pindah ke tempat yang jauh. Laura melihat ini sebagai solusi yang akan membantunya melupakan Niko. namun sebelum ia pergi, ia menyerahkan sketsa rancangan perhiasan yang dilukis Niko pada Julien Bordeux; seorang perancang perhiasaan terkenal dari Prancis. ketika hendak menyerahkan sketsa itu, Laura berkata:
"Saya ingin memberi Mr. Bordeux mimpi seseorang..."
dan ketika Niko menyadari kebenaran tentang Erika dan juga perasaannya, semuanya sudah terlambat.

----------------------------PART II: GROWING UP.----------------------------

pada bagian kedua dari buku ini dikisahkan perjalanan hidup Laura dan Niko yang bertumbuh menjadi dua orang yang dewasa. keduanya memperjuangkan impian mereka masing-masing. Laura yang tidak melanjutkan kuliah, tetapi langsung bekerja di sebuah restoran Italia bernama Antonio. awalnya ia hanya bekerja sebagai seorang pelayan, tetapi ia disukai oleh Antonio sehingga ia mendapat kesempatan untuk mempelajari teknik memasak di Italia. pada usia 23 tahun, Laura telah berhasil menjadi seorang chef pasta yang hebat dan diakui oleh Antonio. 

sedangkan Niko, ia menyatakan kepada kedua orangtuanya bahwa ia tidak akan mengambil jurusan kedokteran, tetapi akan menekuni apa yang ia senang lakukan; yaitu menjadi seorang perancang perhiasan. dengan bantuan Julien Bordeux yang mengagumi hasil rancangan Niko, Julien meminjamkan apartemennya secara gratis agar Niko dapat berkuliah di New York, mengambil jurusan gemologi. dengan bakat alamiahnya, Niko dengan mudah mendapat beasiswa dan semakin dekat dengan impian yang ingin dicapainya. hanya satu impiannya yang belum diraihnya hingga saat itu: Laura. 
ada satu quote dari Niko yang sangat aku suka pada bagian ini, ketika ia berbicara dengan George Finley;

"Tapi bagaimana aku bisa berhenti? Bukankah sudah terlambat untuk mengejar mimpiku?"

"Yang kaubutuhkan hanya keberanian. Percayalah pada dirimu sendiri, maka kau pasti bisa melakukannya. Kalau boleh aku berterus terang, sejak pertama aku sudah bilang, kau tidak berbakat di bidang perhiasan. Bagaimana mungkin seseorang yang tidak menyukai perhiasan bisa merancang perhiasan yang indah?" Niko berjalan mendekati George dan menatapnya. "Jangan menyia-nyiakan hidupmu. Tidak pernah ada kata terlambat untuk mengejar mimpimu."

----------------------------PART III: LAURA & LUKI.----------------------------

pada usia 24 tahun, Laura dipertemukan dengan Ayah dan kakak tirinya. masa lalu yang tidak pernah diceritakan mamanya hari itu terungkap. awalnya, Luki - kakak tirinya - tidak menerima Mama Laura sebagai ibu tirinya. akan tetapi Laura tidak menyerah dan terus berjuang untuk mempersatukan mereka berempat menjadi satu keluarga yang utuh. melihat kegigihan Laura, akhirnya Luki luluh; tetapi pada saat yang sama sebuah kecelakaan terjadi pada Laura karena sebuah kesalahan kecil yang dilakukan Luki. kaki kanan Laura mengalami cedera yang parah sehingga harus dioperasi. semenjak saat itu Luki menyayangi adik tirinya yang sudah memaafkannya tanpa syarat, dan menerima keluarga barunya itu.

----------------------------PART IV: THE MEETING----------------------------

 26 tahun. itulah usia Laura dan Niko ketika mereka dipertemukan kembali. keduanya sudah bertumbuh menjadi pribadi yang lebih dewasa dibandingkan 8 tahun yang lalu. mereka sudah meraih impian mereka, menjadi apa yang mereka inginkan. Niko terus berusaha mengejar Laura dan menyatakan perasaannya yang sudah lama ia taruh di dalam hatinya. akan tetapi Laura dengan keras menolak lelaki yang begitu ia kagumi dan sukai 8 tahun yang lalu. setiap kali ia melihat Niko, selalu terbayang kenangan pahit sewaktu ia terluka dan patah hati. terlebih lagi, ia sekarang adalah seorang yang mempunyai cacat pada kaki kanannya. Laura merasa tidak pantas bersanding dengan Niko.

lalu apakah yang akan menjadi pilihan mereka?
*silahkan dibaca sendiri dan diungkap endingnya ;)*

banyak sekali yang aku sukai dari cerita ini; tapi yang pertama adalah karakternya! :) karakter Laura, Niko, Luki, adalah karakter yang sangat mudah disukai. aku paling suka melihat Niko pada bagian akhir karena kegigihannya mengejar Laura benar-benar WOW. makes me wonder, apakah ada lelaki semacam itu ya? ;')
kedua adalah plotnya. menurutku alur ceritanya mengalir dengan indah sekali. keseluruhan ceritanya memiliki koneksi yang baik. emosi dalam cerita ini juga tersampaikan dengan baik; karena aku jadi ikut sedih waktu Laura lagi patah hati. jadi ikut senang waktu Ayah Niko akhirnya menerima pilihan anaknya. ikut merasakan kehangatan setiap kali Luki menghibur Laura. jadi sedikit melankolis waktu bacanya :') cara penulisannya juga sangat bagus, daridulu aku sudah sangat menyukai gaya cerita Charon :)
well for me, everything in this book is perfect :) i think the story can't be better  than this :)

thank you Charon for the wonderful love story ;)
menantikan karya Charon yang berikutnya ;*


 5/5 stars
by.stefaniesugia♥

6 comments:

  1. Hi Stefanie
    Very nice reviews :)
    Liked it alot.

    Cheers,
    Charon
    charon_2519@yahoo.com

    ReplyDelete
  2. this blog is really a great one !!!!! really like over all of the contain ! :D Stefanie, you're really a good author and blogger!! 2 thumbs up for you (Y)^-^(Y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. thank youu! i really appreciate your kind words :)) btw i'm not an author, just a blogger ;)

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...