Thursday, October 27, 2011

Book Review: Promises, Promises

 BOOK review

Started on:  22.October.2011
Finished on: 26.October.2011

 in the middle of my extremely busy week, i am finally able to finish reading Promises, Promises. and as i've expected before reading this book, the story is absolutely awesome and beautiful! i just can't get enough of Dahlian's beautiful way of telling a story, and her poetic style. the story is actually quite simple, but the plot is very entertaining and is exciting to read. if i wasn't busy these days, i would definitely finish this in less than a day :) when i have time to read, i literally can't stop reading, and have to force myself to stop in the middle of the night. so without further delay, here's the review to this wonderful story (in indonesian) :)

-----
kisah ini diawali dengan sebuah pertemuan. 
mungkin pertemuan yang sangat tidak terduga bagi dua orang yang sudah selama 13 tahun tidak bertemu. pertemuan yang mengejutkan keduanya, yaitu pertemuan antara Fiona dan Evan. dengan sejarah yang begitu dalam dan menyakitkan antara mereka berdua, pertemuan itu pun menjadi canggung dan dingin.

Fiona, yang bekerja sebagai seorang desainer interior, mendapatkan job untuk mengerjakan sebuah rumah - yang ternyata adalah milik Evan, mantan pacarnya 13 tahun yang lalu. ketika keduanya berpisah, Evan telah sangat mengecewakan dan melukai perasaan Fiona. oleh karena itu, pada pertemuan mereka 13 tahun kemudian, Fiona diingatkan kembali dengan semua kejadian di masa lalu saat melihat wajah Evan. ia bersikap dingin dan berbicara dengan ketus pada Evan.

Evan menikah dengan seorang artis yang cukup terkenal bernama Bianca, namun sedang berada dalam proses perceraian. karena itulah ia meminta Fiona untuk mendesain rumah barunya untuk ditinggali. Evan yang ternyata masih menyimpan perasaan kepada Fiona mulai kembali mendekati perempuan itu; meskipun Fiona selalu bersikap acuh tak acuh dan seringkali tidak menanggapinya. Fiona sendiri adalah seorang single parent dengan anak gadis bernama Kejora - atau lebih akrab disebut Rara.

keduanya kemudian sering bertemu karena urusan pengerjaan rumah, dan karena berbagai macam situasi, Fiona dan Evan menjadi semakin dekat. Fiona sejenak melupakan ketakutannya dan perasaannya cintanya pada Evan 13 tahun yang lalu perlahan-lahan kembali muncul ke permukaan.

lalu apakah keduanya kembali bersatu? bahkan setelah Evan mengetahui bahwa Kejora adalah anak kandungnya? namun bagaimana dengan Bianca yang ternyata masih mencintai dan masih  tidak rela untuk melepaskan Evan?
cerita lengkapnya lebih seru kalau dibaca sendiri ;)

aku amat sangat menikmati novel ini; pertama tentu saja karena karakter dan plot yang seru, sehingga aku selalu tertarik untuk mengetahui apa yang terjadi berikutnya. aku sangat menyukai karakter Evan dalam cerita ini. :) meskipun mungkin Evan terdengar - sedikit - terlalu sempurna, tapi aku sangat menyukai tindakan-tindakannya yang tipikal lelaki idaman yang ideal :P selain itu aku sudah menjadi penggemar Dahlian karena gaya penulisannya yang sangat dramatis dan puitis. seluruh emosi ceritanya tersampaikan dengan baik dan pembaca bisa memvisualisasikan cerita dengan baik :)
ingin sekali membaca karya-karya Dahlian yang lain :)

a wonderful love story !

5/5 stars
by.stefaniesugia♥

1 comment:

  1. kok baca reviewnya hampir mirip Introduction of Architecture Class ya? a bit shocked :o

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...